Selamat datang di blog saya semoga kalian mendapatkan informasi menarik disini.

Kamis, 15 Juli 2021

Tips Menyimpan Emas di Rumah

Bingung menyimpan emas dimana? Selain menggunakan safe deposit box dan layanan Pegadaian, Anda sebenarnya bisa menyimpan emas di rumah. Eits, tapi sebelum itu cek dulu tips menyimpan emas di rumah aman, di bawah ini.

Memiliki emas baik berupa perhiasan maupun ingot tentunya harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Karena benda-benda tersebut seringkali mudah hilang atau dicuri, mengingat nilainya yang tinggi.

Nah, selain menggunakan jasa safe deposit box dari bank atau pegadaian, terkadang orang juga menyimpan emas di rumah. Namun, penyimpanan emas di rumah tidak bisa sembarangan.

Penempatan yang salah justru bisa membuat Anda merugi, apalagi jika terjadi pencurian. Untuk itu, Anda membutuhkan tempat yang aman untuk barang-barang Anda.

Lalu bagaimana? Perhatikan trik menyimpan emas berikut agar aman.

Tips Menyimpan Emas di Rumah

Tips Menyimpan Emas di Rumah yang Aman

Jangan menyimpan di dalam lemari

Tips menyimpan emas di rumah yang pertama adalah dengan tidak menyimpannya di dalam lemari. Pasalnya, dari beberapa contoh kasus yang ada, menyimpan emas 23 karat atau benda berharga lainnya di dalam lemari cenderung berisiko.

Terutama jika rumah dimasuki oleh pencuri. Ketika hal itu terjadi, biasanya pencuri akan langsung tertuju ke kamar tidur dan mencari benda-benda berharga korbannya di dalam lemari.

Untuk itulah, menyimpan emas maupun benda berharga lainnya di dalam lemari sangat tidak disarankan. Apalagi di dalam celah-celah kecil atau lacinya. Sebaliknya, cobalah simpan emas yang dimiliki di tempat-tempat yang sekiranya sulit untuk ditemukan oleh pencuri.


Simpan di tempat yang sulit dijangkau

Masih berkaitan dengan poin pertama di atas, berikutnya yang merupakan tips menyimpan emas di rumah adalah dengan menaruhnya di tempat yang sulit dijangkau.

Tempat yang sulit dijangkau di sini maksudnya adalah tempat yang sekiranya tak akan terpikirkan oleh pencuri. Misal di celah-celah laci dapur ataupun ruang makan. Pokoknya, jangan sampai tempat yang disiapkan untuk menyimpan emas, mudah ditebak oleh pencuri.

Kamu harus mengakalinya dengan sebaik mungkin, dan jika bisa selalu ganti posisi penyimpanannya tiap tiga hingga enam bulan sekali. Terlebih bila rumah sering didatangi oleh tamu. Perpindahan posisi ini dimaksudkan untuk menghindari segala risiko kehilangan, yang terkadang bisa dialami jika kita terlalu percaya dengan orang lain, apalagi yang baru dikenal.


Simpan di dalam brankas unik

Tips menyimpan emas di rumah yang berikutnya adalah dengan menaruhnya di dalam brankas. Bukan brankas biasa ya, namun di sini kamu dapat menggunakan brankas dengan bentuk unik, bisa saja menyerupai celengan uang atau buku.

Bentuk yang tidak mencolok itu tentu saja akan mengecoh pandangan pencuri. Selain itu, hal lainnya yang mesti diperhatikan pula adalah tempat penyimpanan brankas tersebut. Ingat, hindari menyimpan brankas atau emas secara langsung di dalam lemari maupun lacinya.

Sebab, seperti yang sebelumnya sudah di bahas, lemari selalu menjadi sasaran utama pencuri saat mencari barang berharga korbannya. Ada baiknya untuk menyimpan brankas tersebut di ruangan yang lebih aman dan tidak terpikirkan oleh pencuri.


Gunakan perlindungan ganda

Selanjutnya yang juga termasuk dalam tips menyimpan emas di rumah adalah selalu gunakan perlindungan ganda terhadap barang berhargarmu.

Meski sudah menggunakan brankas yang terbuat dari material besi, namun ada baiknya lagi bila kamu menambah perlindungannya. Caranya? Tentu saja dengan menyimpannya dalam kotak berlapis. Misal, masukkan brankas ke dalam kotak yang lebih besar dan menggunakan gembok maupun kata sandi.

Dengan begitu, pencuri tidak akan mudah untuk bisa membuka kotak tersebut. Apalagi biasanya nih, pencuri amatir akan lebih berpatok pada waktu, jadi jika ia merasa terdesak maka taka da gunanya pula untuk dirinya membuka kotak berisikan emas tersebut.

Nah, itu dia beberapa tips menyimpan emas di rumah. Selain mengamankan barang berhargamu, baiknya pula untuk kamu mulai berinvestasi, contohnya dengan memiliki tabungan.

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © ritoncology.net | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com